Apa beda gak niat dan gak serius? Gak niat sudah pasti gak serius tapi kalau gak serius mungkin sudah niat cuman sedikit. Jadi dua duanya malih agak mirip. Sekarang tinggal kita mau meletakkan posisi kita ada di mana? Di Gak Niat atau di Gak Serius tergantung kita mau naik level atau tidak. Kalau untuk pemula sing mending di gak serius dulu dan segera buang posisi gak niat. Masalahe kalau pemula terus milih posisi Gak Niat ya sudah wes siap siap aja jadi konsumen bukan produsen. Tapi kalau masih ada males2 dikit pilih aja posisi Gak Serius.
Bingung ya? Apapun yang sedang kita usahakan kalau gak niat mungkin sebagian besar tidak menghasilkan tapi kalau kita Gak Serius mungkin ada hasilnya tapi tidak bisa maksimal. Nah sekarang kita sama sama mengeluarkan tenaga kenapa tidak ingin berharap hasil yang maksimal? Kita sudah membuang waktu dan tenaga malah mungkin juga sudah membuang biaya tapi tidak ada hasil yang memuaskan dari usaha yang sedang kita kerjakan hanya gara2 gak serius apalagi gara2 gak niat. Kita usaha atau tidak tetep menghirup oksigen kan? Nah sama2 menghirup oksigen kenapa kita tidak bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat?
Karena itu dalam rangka sama sama menghirup oksigen aku berniat dan aku harap serius untuk berusaha latihan menulis. Harapanku dari seringnya aku latihan menulis ini ada sensitifitas dalam diriku untuk reflek terus menulis dan siapa tau suatu saat dimana waktunya tiba aku bisa membuat buku yang di terbitkan dan banyak orang yang membacanya. Harapanku hal itu bisa juga menghasilkan pemasukan untuk keluargaku. Harapanku juga apa yang nantinya aku hasilkan bisa bermanfaat bagi orang lain.
Dari gak niat aku akan gak serius dan seterusnya menjadi serius dan sangat serius karena sebenarnya serius gak serius argo kita terus berjalan tidak berhenti barang sedetikpun. Masalahe kalau argo kita berhenti berarti,,,,,,,hiiii serem....
Sore tadi aku membuka kelapa muda. Air kelapanya manis. Daging kelapanya agak tipis manis juga. Yang terlintas di benakku saat itu adalah di dalam buah kelapa yang bagian luarnya terbungkus sabut terus ada batok kelapa terus daging kelapa dan air kelapa, masuk lewat mana air kelapa itu? Secara biologi dan ilmu tumbuhan mungkin air kelapa itu masuk dari akar pohon kelapa yang berada dalam tanah lalu masuk dan naik keatas lewat batang pohon kelapa dan akhirnya sampai di dalam buah kelapa. Kita tidak tau air apa yang masuk dalam akar pohon kelapa itu, air bersih atau air kotor. Tapi begitu berada di dalam buah kelapa air tersebut menjadi layak minum malah bisa menjadi obat yang menyehatkan. Apa hikmahnya?
Mungkin, sekali lagi ini mungkin karena tidak ada yang bener bener tahu seratus persen hikmah yang terkandung dalam suatu peristiwa kecuali Sang Pemilik Waktu. Kalau peristiwa air dari tanah sampai di dalam buah kelapa di analogikan dengan kita mungkin kita di harapkan bisa menjadi saringan dari apapun yang kita terima untuk kemudian bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bila ada yang membutuhkan. Yang jadi masalah sudahkah kita berfungsi menjadi saringan yang bener dan bermanfaat? Tidak semua orang jawabannya sama dengan pertanyaan tersebut karena tidak semua orang mengalami hal yang sama setiap hari. Kalaupu ada yang sama mungkin efek dan reaksi atas peristiwa tersebut yang berbeda untuk tiap orang.
Aku berharap bisa menjadi saringan setidaknya untuk diriku keluargaku masyarakatku dan seterusnya. Berharap kan boleh? Untuk itu aku belajar menulis ini. Ada banyak yang terlintas di otak dan hatiku tiap harinya, dengan berlatih menulis aku berharap bisa menyaring apa yang terlintas itu dan aku tulis. Sekalian untuk membiasakan aku berpikir positif baik dengan otak ataupun dengan hati. Meskipun kadang terlintas dan itu tidak jarang pikiran2 yang negatif.
Semoga harapanku bisa terwujud dengan baik. Aku sudah nulis di excel beberapa harapan2ku yang ingin aku capai. Untuk itu aku mulai dengan latihan menulis ini. Dikit dikit dan bahasanya masih ngalor ngidul dan yang di bahas juga masih belum fokus. Tapi gak papa yang penting seluruh perangkat sudah terbiasa untuk fokus. Yah fokus menulis. Untuk bisa membuat buku aku harap tidak lama lagi dari sekarang. Mungkin ada sombong tapi aku ingin dan aku tidak bermaksud untuk sombong. Aku hanya ingin bisa menghasilkan sesuatu yang berguna untuk orang lain tidak hanya saat aku masih ada tapi juga saat aku sudah "pindah" nanti.
Semoga.